Indonesia: Anas
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Anas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anas. Tampilkan semua postingan

Akhirnya Dipenjara, Siapa Aktor di Balik Anas?

Written By Dre@ming Post on Minggu, 12 Januari 2014 | 08.57

Anas Urbaningrum masuk ke dalam mobil tahanan
Siapa Aktor di Balik Anas?

JAKARTA - Ketua Indonesia Fight Corruption (IFC) Intan Sari Geni meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap aktor intelektual dalam kasus Proyek Hambalang, dengan tersangka Anas Urbaningrum. Sebab, menurutnya, pasti ada aktor intelektual di balik korupsi ini.

"Kita tunggu kinerja KPK. KPK jangan pandang bulu, siapapun itu orangnya. Harus diungkap seluruhnya. Kita mau tuntas siapa aktor intelektualnya. Kalau itu tidak terjadi Itu tak akan memuaskan masyarakat. Siapa di balik Anas? Apa Anas sendiri yang mengatasi semua, atau ada yang mengotaki?" kata Intan saat dihubungi, Sabtu (11/1/2014) malam.

Apalagi, ketika Anas mengucapkan terima kasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sesaat sebelum penahanan oleh KPK dilakukan. Menurutnya, ucapan ini memiliki makna yang dalam untuk ditelaah lebih lanjut. Dan yang terpenting, tambahnya, perlakuan hukum untuk kasus ini tidak tebang pilih jika memang kasus ini melibatkan petinggi negara.

"Siapapun terkait di dalamnya, sekalipun anaknya presiden harus bisa diselesaikan secara tuntas, kita menunggu itu, kalau memang terbukti ini akan jadi rekor," kata Intan.

Karena itu, dia juga berharap Anas bisa koperatif bersama KPK untuk membongkar kasus ini. Supaya, tidak ada kesan bahwa Anas dikambinghitamkan dalam kasus ini. "Kita tunggu episode berikutnya. Anas harus koperatif, jangan jadi kambing hitam kasus ini," tuturnya.

Pemakzulan Dirasa Kurang, Akhirnya Anas Dipenjarakan

JAKARTA - Ketua Umum DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dituding sebagai orang yang mendesain penahanan Anas Urbaningrum. Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Albarbasy mengatakan SBY memang sudah berniat memakzulkan Anas ketika Anas menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Namun, nyatanya pemakzulan itu masih dirasakan kurang dan akhirnya harus memasukan Anas ke penjara.

"Politiknya didesain Pak SBY. Dia sudah berhasil memasukan Anas ke penjara lewat KPK, lewat Abraham Samad," kata Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Albarbasy mengatakan dihubungi, Jakarta, Sabtu (11/1/2014).

"Menjatuhkan di partai enggak mempan, ditersangkakanlah. Kemudian KPK yang main," tambah Ma'mun.

Namun Ma'mun enggan menanggapi jika ada keterkaitan kasus Hambalang ini dengan SBY. Menurutnya, biarkan pengadilan yang membuktikannya. "Soal terlibat Hambalang, biar persidangan yang kelihatan," ujarnya.

Seperti diketahui, sesaat sebelum Anas ditahan dan dibawa ke Rutan KPK, mantan Ketua Umum DPP Demokrat ini sempat mengucapkan terimakasih kepada Ketua KPK Abraham Samad dan Presiden SBY.

"Saya ucapkan terimakasih karena menandatangani penahanan ini, Pak Abraham Samad. Terimakasih Pak Abraham Samad. Di atas segalanya saya ucapkan terimakasih yang besar kepada Pak SBY. Mudah-mudahan peristiwa ini punya arti, makna dan menjadi tahun baru 2014," kata Anas Jumat 10 Januari di KPK.



sumber : okezone

Disudutkan di Sidang Nazar, Anas: Jaka Sembung Naik Ojek

Written By Dre@ming Post on Kamis, 01 Maret 2012 | 08.11

Kamis, 01/03/2012 08:09

Jakarta - Dalam persidangan kasus wisma atlet dengan tersangka M Nazaruddin, nama Ketu Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, kerap disebut-sebut. Misalnya saja Anas disebut pernah menerima US$ 1 juta dari Grup Permai. Apa Komentar Anas?

"Itu bukan kesaksian. Itu dagelan dan dusta yang telanjang," kata Anas kepada detikcom, Kamis (1/3/2012).

Menurut dia, tuduhan-tuduhan kepada dirinya yang muncul di persidangan sangat tidak nyambung. "Dari

Yulianis Akui Bawa Uang ke Bandung untuk Andi - Anas

Written By Dre@ming Post on Rabu, 25 Januari 2012 | 15.17

Rabu, 25 Januari 2012 15:19

JAKARTA - Yulianis, anak buah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, mengakui mengangkut sejumlah uang ke Bandung Jawa Barat, untuk politisi Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng yang hendak bertarung memperebutkan posisi Ketua Umum dalam Kongres partai di Bandung pada Mei 2010.

Demikian diungkapkan Yulianis saat menjadi saksi dalam perkara suap proyek Wisma Atlet, dengan terdakwa Nazaruddin, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Menurut Yulianis, berdasarkan pengajuan anak buah Nazaruddin di PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang, jatah pemberian untuk Anas sebesar Rp 100 juta dan Andi sebesar Rp 150 juta. Namun, dana yang diambil dari PT Grup Permai itu dilakukan Yulianis berdasarkan perintah sang pemilik perusahaan,  Nazaruddin. "Jadi, saya yang bawa uang ke Bandung, waktu itu untuk acara Kongres Partai Demokrat," ungkap Yulianis.

Dalam posisi tersebut, Rosa seolah-olah dibuat Nazaruddin sebagai pengusaha alias donatur. "Jadi, bu Rosa berperan sebagai pengusaha yang mau menyumbang ke pak

Santi Mengaku Setor Uang ke Anas, Nazaruddin dan Sekdaprov Jatim

Written By Dre@ming Post on Kamis, 22 Desember 2011 | 08.10

Kamis, 22/12/2011 08:19

Surabaya - Petinggi partai yang didirikan SBY kembali dituduh menerima setoran uang haram. Elizabeth Susanti alias Santi mengaku telah menyetor duit dalam jumlah besar kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, M Nazaruddin, serta Sekretaris Provinsi (Sekdaprov) Jatim Rasiyo.

Tersangka kasus penipuan CPNS yang tertangkap di Jakarta setelah 8 hari kabur dari Kejaksaan Negeri Surabaya itu menyanyi saat tiba di Polrestabes Surabaya, Rabu (21/12/2011) malam.

Dengan tangan terborgol, Santi masih bisa melempar senyum kepada wartawan yang mencegatnya. Bahkan dia pun dengan lantang menuding

Total Visitors


 
Support : Dre@ming Media | Dre@ming Post | I Wayan Arjawa, S.T.
Copyright © 2011. Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Excata Published by DLC
Proudly powered by Dre@ming Media