Indonesia: Jokowi-JK
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Jokowi-JK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jokowi-JK. Tampilkan semua postingan

Wow.... Survei LSI: Jokowi-JK Bangkit Meninggalkan Prabowo-Hatta

Written By Dre@ming Post on Senin, 07 Juli 2014 | 21.59

"Ada penguatan di segmen pemilih 'wong cilik'. Pasangan Jokowi-JK banyak memberi letupan program yang lebih fresh dan menarik di akhir masa kampanye politik. Sehingga pemilih yg awalnya ragu-ragu jadi memilih Jokowi-JK. Janji Program seperti 100 Hari pemerintahan Jokowi-JK, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat sangat menyentuh segmen pemilih wong cilik," jelas Fitri.LSI juga mencatat kampanye yang melibatkan tokoh-tokoh berintegritas tinggi, artis, dan selebritis di sosial media dengan gerakan #AkhirnyaMemilihJokowi mampu mendongkrak dukungan Jokowi-JK."Sementara untuk Prabowo-Hatta konsisten, namun tidak banyak perubahan berarti hingga akhir kampanye sementara Jokowi-JK bisa heboh di akhir kampanye," tambah Fitri.
Jakarta - Hasil temuan survei nasional Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network menunjukkan tren elektabilitas pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla mengalami kebangkitan sehingga mencapai dukungan 47,80 persen, lebih unggul 3,60 persen dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang memperoleh dukungan 44,20 persen.

"Untuk pertama kalinya terjadi fenomena selisih kedua capres melebar karena terjadi kebangkitan di kubu Jokowi-JK, sebelumnya penurunan selisih selalu terjadi," kata perwakilan dari LSI Network Fitri Hari saat
Konferensi pers "kebangkitan di minggu terakhir head to head Jokowi-JK vs Prabowo-Hatta" di kantor LSI, Jakarta, Senin.

Fitri mengatakan sejak September 2013 hingga akhir Juni 2014, selisih kedua capres terus mengecil namun di awal Juli 2014 tren elektabilitas justru berbalik dari survei yang dilakukan pada 2-5 Juli 2014. Sebelumnya pada hasil survei 25-29 Juni 2014, selisih kedua capres hanya 0,5 persen.

Menurut Fitri, menjelang akhir masa kampanye pergerakan tim Jokowi-JK justru lebih masif terutama di daerah yang banyak penduduk dengan program mereka yang segar dan menarik yang mampu menarik simpati dan keyakinan pemilih baik pemilih menengah atas maupun menengah bawah.

"Ada penguatan di segmen pemilih 'wong cilik'. Pasangan Jokowi-JK banyak memberi letupan program yang lebih fresh dan menarik di akhir masa kampanye politik. Sehingga pemilih yg awalnya ragu-ragu jadi memilih Jokowi-JK. Janji Program seperti 100 Hari pemerintahan Jokowi-JK, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat sangat menyentuh segmen pemilih wong cilik," jelas Fitri.

LSI juga mencatat kampanye yang melibatkan tokoh-tokoh berintegritas tinggi, artis, dan selebritis di sosial media dengan gerakan #AkhirnyaMemilihJokowi mampu mendongkrak dukungan Jokowi-JK.

"Sementara untuk Prabowo-Hatta konsisten, namun tidak banyak perubahan berarti hingga akhir kampanye sementara Jokowi-JK bisa heboh di akhir kampanye," tambah Fitri.

Namun, meski Jokowi-JK unggul dan kembali menunjukkan tren positif, Fitri menilai pasangan Jokowi-JK belum bisa dipastikan menang. Hal ini karena berbagai alasan di antaranya pemilih yang mengambang masih besar yaitu 8 persen.

Bahkan mereka yang belum memutuskan ini jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan selisih keunggulan Jokowi-JK terhadap Prabowo-Hatta yang hanya 3,6 persen.

"Pergerakan suara di hari tenang selalu mungkin terjadi, yang tidak terekam lagi karena survei sudah selesai," ujar Fitri.

Jumlah golput yang diperkirakan 20-30 persen banyak berasal dari pendukung Jokowi-JK yang bisa membalikkan margin kemenangan namun pasangan Prabowo-Hatta bisa menang karena adanya kemungkinan manuver atau hal luar biasa yang terjadi di hari tenang yang tidak bisa diduga dari kedua pasangan.

LSI Network melakukan survei dengan metode sampling multistage random sampling terhadap 2.400 responden. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner dengan margin of error kurang lebih 2,0 persen.


sumber : Antara Bali

"Adik Prabowo Kristen, Ibunya Kristen" Prabowo akan Hapus Kalimat Pemurnian Agama

Written By Dre@ming Post on Selasa, 03 Juni 2014 | 08.10

"Adik Prabowo kristen, ibunya kristen, tidak perlu diragukan komitmen Prabowo terhadap Pancasila. Yang biayai Partai Gerindra itu saya dan saya mendukungnya karena saya tahu dia berkomitmen terhadap Pancasila," tegas Hashim.Hashim lalu menyebut Prabowo bahwa sejak 2005 telah memperingatkan dirinya soal bahaya paham Wahabi.
Jakarta - Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo, menegaskan pihaknya akan menghapus kalimat pemurnian agama dalam manifesto perjuangan Partai Gerindra yang sempat dipertanyakan sejumlah pihak.

"Ya kami akan hapus dan mengubah kalimat itu, tidak ada masalah," kata Hashim usai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Gereja Mendengar Visi-Misi Capres 2014" yang diselenggarakan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) di Jakarta, Senin.

Luhut Pandjaitan, juru bicara pasangan Jokowi-JK, yang hadir dalam diskusi itu menyatakan kalimat pemurnian agama yang tertuang dalam manifesto perjuangan Partai Gerindra sebagai berbahaya, karena sejalan dengan salah satu doktrin yang dianut paham Wahabi.

Pernyataan Luhut juga didukung tokoh agama Alwi Shihab yang hadir di sana. Alwi mengatakan apabila Gerindra bersikeras bekerja sama dengan kelompok pemurnian agama, maka Nahdlatul Ulama  dikhawatirkan akan habis.

Ketua Umum PGI Andreas Yewangoe juga mengaku khawatir dengan kalimat itu karena seolah-olah negara berhak mengklaim agama tertentu sebagai agama sesat.

Menjawab kekhawatiran itu, Hashim lalu berjanji akan menghapus dan mengubah kalimat itu.

"Mengenai pemurnian agama, itu sebenarnya di mana-mana negara mengaturnya. Kalau dipersoalkan kami akan ubah kalimat itu," kata dia lagi.

Hashim kemudian menekankan komitmen kakaknya terhadap Pancasila tidak perlu diragukan lagi karena menurutnya, Prabowo hidup dengan keluarga yang memiliki beragam keimanan.

"Adik Prabowo kristen, ibunya kristen, tidak perlu diragukan komitmen Prabowo terhadap Pancasila. Yang biayai Partai Gerindra itu saya dan saya mendukungnya karena saya tahu dia berkomitmen terhadap Pancasila," tegas Hashim.

Hashim lalu menyebut Prabowo bahwa sejak 2005 telah memperingatkan dirinya soal bahaya paham Wahabi.

"Kami sangat sadar. Tapi yang penting sekarang menang dulu, nanti kita akan atur," kata Hashim.

PGI menggelar diskusi bertajuk "Gereja Mendengar Visi-Misi Capres 2014" untuk mengetahui secara jelas visi dan misi kedua pasangan capres-cawapres.

Ketua Umum PGI Andreas mengharapkan paparan visi-misi itu dapat memberikan pemahaman bagi umat kristiani untuk selanjutnya menggunakan hak pilihnya secara bebas.

Dalam diskusi itu kubu Jokowi-JK diwakili juru bicara Luhut Pandjaitan, sedangkan kubu Prabowo-Hatta diwakili Hashim S. Djojohadikusumo.


sumber : Antara Bali

Total Visitors


 
Support : Dre@ming Media | Dre@ming Post | I Wayan Arjawa, S.T.
Copyright © 2011. Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Excata Published by DLC
Proudly powered by Dre@ming Media