Indonesia: Pelecehan Seksual
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Pelecehan Seksual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelecehan Seksual. Tampilkan semua postingan

Biadabb!! Beginilah Detik-detik Agus Bunuh Anak Perempuan Dalam Kardus

Written By Dre@ming Post on Minggu, 11 Oktober 2015 | 09.24

Sejumlah petugas kepolisian saat melakukan penggeledahan di rumah Agus, terduga pembunuhan dalam kardus, Jumat (9/10).
JAKARTA – Agus Darmawan alias AD (39), melakukan perbuatan keji saat mencabuli dan membunuh anak perempuan, PNF alias Eneng (9).

Dia diduga berada dalam pengaruh narkotika ketika hal itu terjadi. Peristiwa itu terjadi di depan warung pelaku di Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat (2/10/2015).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti, mengatakan pada saat pulang sekolah di SDN 05 Pagi Kalideres, PNF melintas di depan warung pelaku.

Pelaku memanggil korban untuk masuk ke warung.

Pelaku membekap mulut korban menggunakan kaos kaki dan diikat kabel charger handphone. Kemudian, pelaku mengikat kaki dan tangan korban menggunakan kabel charger handphone.

“Pelaku membuka secara paksa baju, rok, dan celana korban. Pelaku melakukan pelecehan seksual di sana,” tutur Krishna di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (10/10/2015).

Dalam acara pengumuman ke publik pengungkapan kasus, Krishna memperlihatkan video bagaimana Agus melakukan pelecehan seksual terhadap PNF.

Setelah menelanjangi PNF, Agus, memasukkan jari tengah tangan kiri ke daerah kewanitaan korban sehingga mengakibatkan kemaluan korban berdarah.

Agus mencoba memasukkan alat kelamin ke kemaluan korban, namun tidak berhasil karena sempit.

Agus memilih melakukan ejakulasi dan memasukkan sperma ke kemaluan korban. Namun, dia belum puas sehingga memasukkan kembali jari telunjuk ke anus korban secara berulang-ulang.

Pelaku menggunakan kabel charger handphone untuk menjerat leher korban hingga tewas. Kaki korban dilakban dengan badannya dan mayat korban dibungkus di kardus beserta jilbab berwarna putih milik PNF.

“Agus membuang kardus berisi jasad korban. Jarak dari rumah tersangka dan lokasi pembuangan 7 km. Lalu, dia kembali ke rumah membakar celana dalam, rok, sepatu, tas yang berisi buku dan alat tulis sekolah milik korban,” tambah Krishna.

Jenazah Eneng ditemukan terbungkus di kardus kawasan Kampung Belakang, Jalan Sahabat RT/RW 06/05, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB.






sumber : tribun

Pelecehan Seksual Siswa SD Seperti di JIS Terjadi di Sidoarjo

Written By Dre@ming Post on Minggu, 12 Juli 2015 | 12.17

"Korban pertama sudah melapor ke Polda Jatim 1 Mei lalu, kemudian kasusnya dilimpahkan ke Polres Sidoarjo. Kemudian korban kedua, juga sudah melapor ke Polres Sidoarjo pada 20 Juni lalu. Karena tak kunjung ada perkembangan signifikan dalam penanganannya, kami mendatangi ke Polres Sidoarjo untuk menanyakan perkembangannya," kata M Soleh, pengacara dari orangtua kedua korban, seperti dikutip Surya, Sabtu (11/7/2015).Gbr Ist
SURABAYA - Kasus pelecehan seksual terhadap pelajar di sekolah seperti yang ada di Jakarta International School (JIS), juga terjadi di Sidoarjo.

Dua dari sejumlah pelajar sekolah dasar yang mengaku menjadi korban sudah melapor ke polisi sejak beberapa waktu lalu, namun sampai sekarang kasusnya tak kunjung tuntas.

"Korban pertama sudah melapor ke Polda Jatim 1 Mei lalu, kemudian kasusnya dilimpahkan ke Polres Sidoarjo. Kemudian korban kedua, juga sudah melapor ke Polres Sidoarjo pada 20 Juni lalu. Karena tak kunjung ada perkembangan signifikan dalam penanganannya, kami mendatangi ke Polres Sidoarjo untuk menanyakan perkembangannya," kata M Soleh, pengacara dari orangtua kedua korban, seperti dikutip Surya, Sabtu (11/7/2015).

Namun, kedatangan Soleh bersama korban dan orangtua korban tidak membuahkan hasil.

Sebab, para perwira atau pejabat yang berwenang di Polres Sidoarjo sedang tidak ada di kantor.

"Yang jelas, setahu kami terlapornya belum ditetapkan jadi tersangka," sambung Soleh seusai berkunjung ke Mapolres Sidoarjo.

Diceritakannya, kekerasan seksual yang terjadi di sekolah dengan sistem Full Day Scool tersebut diyakini sebenarnya menimpa banyak siswa.

Namun, sejauh ini baru ada dua siswa dan orangtuanya yang berani melapor. Termasuk pelaku, meski yang dilaporkan hanya satu orang, tapi diyakini pula bahwa pelakunya bukan hanya satu.

Dikonfirmasi mengenai penanganan kasus ini, Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ayup Diponegoro menjelaskan, pihaknya sudah memintai keterangan pelapor atau korban dan beberapa saksi.

Selain itu penyidik juga sudah melayangkan panggilan terhadap empat orang saksi, yang menurut korban, mengetahui kejadiannya.

Rencananya, empat saksi itu diperiksa hari Senin dan Selasa depan.

"Surat panggilannya sudah kami layangkan dan sudah diterima yang bersangkutan. Semoga, mereka bisa datang memenuhi panggilan menjadi saksi," jawab Ayup.





sumber : tribun

Total Visitors


 
Support : Dre@ming Media | Dre@ming Post | I Wayan Arjawa, S.T.
Copyright © 2011. Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Excata Published by DLC
Proudly powered by Dre@ming Media