Indonesia: Pariwisata
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Garuda dan Angkasa Pura Dinilai Kurang Koordinasi Soal Terbang ke London

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 03 Agustus 2013 | 23.16

Jika melakukan penerbangan non-stop maka Garuda harus terbang kapasitas penuh maka B 777-300ER milik maskapai penerbangan plat merah itu memerlukan kekerasan landasan (pavement classification number/PCN) 132 R/D/W/T, sedangkan saat ini PCN landasan di Soekarno-Hatta hanya 120 R/D/W/T.
Jakarta - PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) dinilai kurang koordinasi dengan PT Angkasa Pura (AP) II, selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, soal rencana penerbangan Jakarta-London. Akibatnya Boeing 777-300ER Garuda belum bisa melayani rute tersebut secara non-stop.

"Saya pertanyakan selama ini kordinasi (Garuda) dengan AP bagaimana? Mestinya sebagai maskapai, jauh-jauh hari sebelum mengumumkan penerbangan direct flight sudah koordinasi dengan pihak bandara," ucap Pengamat Penerbangan Alvin Lie saat dihubungi detikFinance, Sabtu (3/8/2013).

Namun Alvin mengaku AP II selaku pengelola bandara juga kurang memberi informasi terkini mengenai daya tahan ketebalan landasan pacu atau runway kepada pihak maskapai. Padahal pesawat boeing 777-300ER Garuda dalam kondisi 100% load factor atau daya isian penumpang dan cargo terbang ke London memerlukan kekerasan landasan hingga 132 R/D/W/T sementara kekerasan bandara Soetta saat ini sebesar 120 R/D/W/T.

"AP sendiri harus selalu update data teknis, kalau terus update nggak terjadi seperti ini. AP juga nggak update kalau nggak diminta," jelasnya.

Seperti diketahui, Garuda Indonesia Airlines sudah memundurkan rencana buka penerbangan non-stop Jakarta-London akibat tingkat kekerasan landasan Bandara Soekarno-Hatta yang tidak memadai.

Jika melakukan penerbangan non-stop maka Garuda harus terbang kapasitas penuh maka B 777-300ER milik maskapai penerbangan plat merah itu memerlukan kekerasan landasan (pavement classification number/PCN) 132 R/D/W/T, sedangkan saat ini PCN landasan di Soekarno-Hatta hanya 120 R/D/W/T.

Selain itu, penerbangan Jakarta-London harus ditempuh dalam waktu sekitar 14 jam sehingga bahan bakar alias avtur yang dibawa pun harus penuh membuat pesawat itu jadi lebih berat. Jika Garuda tidak terbang non-stop ke London alias melakukan transit minimal satu kali, maka avtur yang dibawa tidak terlalu berat dan Garuda bisa tetap terbang ke London.

Selain bahan bakar yang harus penuh, B 777-300ER rute Jakarta-London juga harus mengangkut 314 penumpang (8 kelas satu, 38 kelas bisnis, 268 kelas ekonomi) dan kargo sebanyak 11 ton (maximum take-off weight seberat 351.534 kg) supaya bisa menghasilkan keuntungan. Jika kurang dari itu maka bisa kena rugi besar.

Semula Garuda akan melayani penerbangan non-stop Jakarta-London lima kali dalam seminggu, berangkat dari Jakarta pukul 00.55 LT, tiba di London (Gatwick) pukul 08.30 LT; dan berangkat dari London pukul 10.00 LT, tiba di Jakarta pukul 06.15 LT keesokan harinya.

Dengan penundaan tersebut, maka Garuda Indonesia akan mulai melayani penerbangan langsung dari Jakarta ke London pada bulan Mei 2014 setelah adanya penguatan atau peningkatan PCN landasan di Soekarno-Hatta.

AP II mengaku memang tengah melakukan penyehatan landasan Bandara Soekarno-Hatta. Namun penyehatan dan penebalan landasan (runway) tidak bisa dilakukan dengan cepat, minimal rampung akhir 2014 nanti.



sumber : Detik

Anak Tetangga Jadi Pelampiasan Kakek yang Kangen Belaian Istri

Written By Dre@ming Post on Senin, 29 Juli 2013 | 07.17

Senin, 29 Juli 2013 07:09

"Saya cuma ajak tidur bareng, tapi waktu itu nafsu saya memuncak dan saya buka bajunya," kata Djasmani.
Waktu itu, Djasmani hanya berniat meraba-raba bagian vital korban. Namun, nafsunya tiba tiba memuncak. Tak puas sampai di situ, pria renta akhirnya mencabuli Mawar hingga korban menjerit kesakitan.
SEMARANG - Merasa rindu belaian sang istri, Djasmani (73) nekat mencabuli anak tetangganya sendiri, sebut saja namanya Mawar.

"Saya rindu istri saya. Saya sudah ditinggal mati istri sejak 2006 lalu," ujar warga Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk kepada Tribun Jateng, Minggu (28/7/2013).

Djasmani mengaku kesepian sejak istrinya meninggal. Saat ini, Djasmani tinggal di rumah petak semipermanen miliknya di Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Kejadian bermula ketika Mawar bermain di depan rumah Djasmani, 2012 silam. Kala itu, Mawar diajak main di dalam rumah oleh Djasmani. Namun, ketika Mawar sudah di dalam rumah, timbul niat bejat kakek lima anak.

"Saya cuma ajak tidur bareng, tapi waktu itu nafsu saya memuncak dan saya buka bajunya," kata Djasmani.
Waktu itu, Djasmani hanya berniat meraba-raba bagian vital korban. Namun, nafsunya tiba tiba memuncak. Tak puas sampai di situ, pria renta akhirnya mencabuli Mawar hingga korban menjerit kesakitan. 

Bawa Uang Rp 100 Juta, Terkuaknya Kedok Sang 'Jagal'

Written By Dre@ming Post on Minggu, 28 Juli 2013 | 09.33

Minggu, 28/07/2013 09:09

Yahya memborgol Muhyaro, lalu mengikatkan tangannya ke tangan Muhyaro agar tersangka penipuan itu tidak kabur. Keduanya turun dari mobil dan saat berjalan beriringan, Muhyaro melompat ke jurang. Yahya terseret dan ikut jatuh.
Sebelum Tewas, Yulanda Pamit ke Magelang dan Bawa Uang Rp 100 Juta

Jakarta - Paman Yulanda Rifan, Fardan Nawawi Arif hanya bisa pasrah saat mendapati keponakannya digiring masuk ke kamar mayat RS Bhayangkara Semarang dalam kondisi terbungkus kantung jenasah. Menurut cerita Fardan, saat keponakannya pergi, ia membawa uang tunai lebih dari Rp 100 juta.

Yulanda Rifan ditemukan tewas dan terkubur di ladang Dusun Petung, Desa Ngemplak, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang oleh tim gabungan Polres Kabupaten Magelang dan Polda Jawa Tengah tidak jauh dari rumah Muhyaro, tersangka kasus penipuan yang nekat lompat dari tebing dan menyebabkan personil Polda Jateng, AKP Yahya R Lihu gugur.

Wartawati Jadi Korban Pemerkosaan

Written By Dre@ming Post on Minggu, 23 Juni 2013 | 06.59

Karena kalah tenaga, Endang menuturkan pelaku melampiaskan nafsunya dan meninggalkan korban di lokasi kejadian. Gbr Ist
Jakarta - Seorang wartawati media nasional, MC (33) diduga menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan pria tidak dikenal di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (20/6) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Saat itu, korban tengah menunggu suaminya yang mau jemput," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Polisi Endang di Jakarta, Jumat.

Korban menunggu suaminya di sebuah gang yang berada di samping halte bus atau dekat Yayasan Kursus Bahasa Inggris Matraman, Jakarta Timur.

Situasi jalan tersebut dalam kondisi sepi, menurut Endang, kemudian korban berjalan melewati gang tersebut, mendadak seorang pria yang berjalan kaki juga menabraknya dari arah depan.

Buronan Pemerkosa Guru SD Babak Belur Dihajar Masa

Written By Dre@ming Post on Minggu, 05 Mei 2013 | 01.05

Minggu, 5 Mei 2013 | 01:39

Burunan tersangka pelaku pemerkosa seorang Guru SD di Kabupaten Talaud babak belur dihajar massa setelah tertangkap dari pelariannya.
TALAUD - Setelah buron hampir dua pekan, tersangka pelaku kejahatan dan penipuan serta pemerkosaan yang disertai dengan kekerasan terhadap seorang guru SD di Desa Riung, Kecamatan Tampan'amma, RL alias Rony akhirnya diringkus warga, Sabtu (4/5/2013) sekitar pukul 18.00 Wita.

"Tersangka dihajar warga ketika tertangkap di Sungai Punna Kelurahan Makatara Timur, Kecamatan Beo Utara," ujar seorang saksi mata, Richter Taengetan.

Sebelum tertangkap RL beberapa kali terlihat di pemukiman warga. Namun ketika hendak ditangkap, RL yang selalu mengaku sebagai wartawan ini langsung lari menghilang ke dalam hutan.

RL dinyatakan sebagai buron setelah pihak Polsek Beo, menerima laporan dari seorang Anti alias MP, seorang Guru SD yang mengaku diperkosa dan dianiaya tersangka pada 22 April lalu.

Astaga, Ibu Ini Tega Dorong Putri Jadi PSK sejak Usia 9 Tahun

Written By Dre@ming Post on Selasa, 16 April 2013 | 18.24

Selasa, 16 April 2013 | 19:09

Putrinya dia jual ke pelanggan dengan iming-iming ada "barang" baru karena usia putrinya yang masih sangat muda.
BRISBANE - Seorang perempuan Australia berdarah Thailand dipenjarakan pada hari Selasa (16/4/2013) di Brisbane, Australia. Alasannya, si perempuan telah mendorong putrinya menjadi pekerja seks komersial (PSK) sejak usia 9 tahun.

Putrinya dia jual ke pelanggan dengan iming-iming ada "barang" baru karena usia putrinya yang masih sangat muda.

Perempuan berusia 41 tahun itu dipenjarakan selama 9 tahun dengan tuduhan melakukan dua puluh jenis pelanggaran, termasuk perdagangan anak-anak dan kegiatan prostitusi. Putrinya berusia 9 tahun saat mengunjungi ibunya pada 2004 lalu untuk liburan.

Dua Tahun Ayah Tega Cabuli Putri Kandung

"Dari hasil pengakuannya, pelaku mulai mencabuli korban sejak 2011 lalu hingga terakhir 8 Maret lalu. Bahkan pelaku sempat mengaku pernah menyetubuhi korban secara paksa satu kali," kata Agung,
Selasa, 16 April 2013 | 19:09

AMBON - Seorang warga Kecamatan Nusaniwe Ambon berinisial OP (59) tega mencabuli putri sendiri, AM (14). Aksi bejat sang ayah sudah dilakukan sejak 2 tahun lalu saat korban baru berusia 12 tahun. Terakhir pelaku mencabuli korban pada 8 Maret 2013 lalu. Tak tahan dengan perlakuan sang ayah, korban lalu kabur dari rumahnya ke Pulau Seram.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Agung Tribawanto mengatakan, selain mencabuli korban, pelaku juga pernah sekali memperkosa korban di rumahnya di kawasan Gunung Nona.

Total Visitors


 
Support : Dre@ming Media | Dre@ming Post | I Wayan Arjawa, S.T.
Copyright © 2011. Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Excata Published by DLC
Proudly powered by Dre@ming Media