Indonesia: Selebrity
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Selebrity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selebrity. Tampilkan semua postingan

Ahmad Dhani Nyinyir, Ahok Bilang Didukung Gus Dur Jadi Presiden

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 19 Maret 2016 | 14.15

Artis musik Ahmad Dhani diabadikan di kediamannya, di Jalan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2016).
JAKARTA - Artis musik Ahmad Dhanimengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atauAhok, jangan berhalusinasi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia.

Hal ini berkait dengan ucapan Ahok yang menyatakan bahwa Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saja mendukungnya untuk menjadi presiden.

"Jangan berhalusinasi," ucap Dhani.

Diberitakan sebelumnya, dalam kegiatan acara nonton bareng film Comic 8: Casino King part 2 di Djakarta Theatre, Jumat (18/3/2016) malam, Ahok memberikan tanggapannya berkait gambar dengan tulisan yang berbunyi "ROAD TO THE PRESIDENT, nothing gonna stop him!" yang diunggah Dhani dalam akun Twitter-nya.

"Ahmad Dhani yang bikin? Amin dong. Terima kasih dong. He-he-he. Amin sama terima kasih dong kalau Ahmad Dhani bilangAhok bisa jadi presiden," kata Ahok.

Ahok mengatakan, berarti pemikiran Dhani sudah sejalan dengan yang pernah diucapkan mendiang Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kepadanya dulu.

"Berarti dia pengikut Gus Dur. Karena Gus Dur juga pernah bilang sama saya, 'Jangankan jadi gubernur, jadi presiden aja bisa kamu'," tutur Ahok.

"PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang pertama dukung saya waktu mau jadi gubernur di Babel. Gus Dur yang dukung," ujarnya.

Gambar yang diunggah Dhani itu menunjukkan Ahok berseragam kepala daerah, beserta grafis perjalanan karier Ahok, mulai dari menjadi Bupati Belitung Timur pada tahun 2005 hingga diproyeksikan menjadi sosok kedelapan dalam jajaran RI pada tahun 2024.








sumber : tribun

Miss Motor Show Tidak Hanya Cantik Tapi Harus Pintar

Written By Dre@ming Post on Minggu, 30 Agustus 2015 | 09.10

Sales Promotion Girl (SPG) dari booth Daihatsu Febrizky meraih gelar Miss Motor Show 2014 pada perayaan penutupan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (27/9/2014). Selain cantik gadis 24 tahun ini ternyata menguasai empat bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Jerman, Rusia, dan Indonesia.
JAKARTA - Ajang Miss Motor Show kembali digelar dalam pameran otomotif Indonesia International Motors Show (IIMS) 2015. Satu orang sales promotions girl (SPG) akan menyabet gelar bergengsi tersebut.

Saat ini telah ada 10 orang finalis yang berpeluang mendapat predikat Miss Motor Show 2015. Pemenang akan diumumkan pada penutupan IIMS 2015 yang digelar Minggu (30/8/2015).

Hotma Doloksaribu, satu diantara tiga juri Miss Motor Show 2015 mengatakan, pemilihan miss motor show bukan hanya berdasarkan kecantika fisik dari SPG. Menurutnya, miss motor show juga harus cerdas.

"Miss motor show tidak hanya cantik, tapi juga pintar. Jadi cantik bukan syarat utama," kata Dolok.

Menurut Dolok, pada tahap 10 besar, para SPG diuji dengan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh juri. Pertanyaan tersebut seputar pengetahuan tentang otomotif, produk tempat SPG bekerja ataupun kemampuan berbahasa asing.

"Kalau dia (SPG) mampu menguasai banyak bahasa asing itu menjadi nilai tambah. Kalau bahasa Inggris itu sebuah keharusan untuk dikuasai," tuturnya.

Masih kata Dolok, 10 besar finalis miss motor show didapat setelah pihaknya melakukan seleksi terhadap 50 orang SPG. Setelah itu terjaring sebanyak 39 orang lalu disusutkan menjadi 20 orang.

"Dari 10 orang langsung dipilih satu orang sebagai pemenang. Tidak ada lima besar, jadi langsung dipilih pemenang," tandasnya.

Berikut 10 orang finalis Miss Motor Show 2015:

-Caecelia dari brand Mercedes Benz

-Brenda Andriana dari brand Ford

-Michelle dari brand Mercedes Benz

-Windi Adysty dari Brand Toyota

-Syifa dari brand Nissan

-Patricia Haryadi dari brand Ford

-Mega Arum Sarasati dari brand Datsun

-Lady dari brand Jeep

-Gladys Natalia dari brand Ford

-Joan dari brand Italjet








sumber : tribun

Ini Penampakan Tessy Saat Digerebek Aparat Direktorat Narkoba Polri

Written By Dre@ming Post on Kamis, 30 Oktober 2014 | 11.01

Tessy terlihat pasrah dan terduduk di atas ranjang ketika petugas menyisir ruangan kamar yang digunakan dia dan dua temannya mengisap sabu. Pria kelahiran Desember 1947 ini membiarkan sebuah kacamata mengelayut di kaus hitam yang dikenakan.
Jakarta - Suasana rumah di Kampung Rawa Bugel nomor 1, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, mendadak tegang. Kamis (23/10) malam itu, tiga pria yang diduga tengah menikmati sabu dikejutkan oleh kedatangan beberapa penyidik Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri.

Satu diantara para pemadat itu adalah pelawak Kabul Basuki atau akrab dengan nama panggung Tessy. Tidak ada raut layaknya seorang Tessy yang sering kita saksikan di layar kaca. Tidak ada bedak tebal dan gincu yang menghiasi mantan anggota Komando Korps Operasi (KKO, sekarang Korps Marinir) yang menyeberang ke grup lawak Srimulat.

Batu akik yang biasa berjejer di jemarinya tidak terlihat. satu-satunya 'hiasan' adalah borgol yang membelit kedua pergelangan tangannya.

Tessy terlihat pasrah dan terduduk di atas ranjang ketika petugas menyisir ruangan kamar yang digunakan dia dan dua temannya mengisap sabu. Pria kelahiran Desember 1947 ini membiarkan sebuah kacamata mengelayut di kaus hitam yang dikenakan.

Saat petugas hendak mengiring Tessy ke Cawang (kantor Direktorat Tipid Narkotika), dia nekat menegak cairan pembersih lantai, setelah sebelumnya izin kepada petugas untuk ke toilet. Petugas baru mengetahui ketika Tessy muntah dan mengeluarkan cairan keras yang diminumnya. Mengetahui itu, petugas langsung merujuk Tessy ke RS Polri.

"Saat ini yang bersangkutan masih di RS Polri untuk pemulihan," kata Kasubdit I Dit Tipid Narkotika Bareskrim Polri, Kombes Agus Rohmat, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (29/10/2014).

Dalam penangkapan itu polisi menyita 1 gram barang bukti sabu, HP, buku rekening dan alat hisap.






Dre@ming Post______
sumber : detik

Dewi Perssik Menangis Histeris saat Digelandang Jaksa

Written By Dre@ming Post on Jumat, 14 Februari 2014 | 08.29

Depe seolah-olah 'menang' dan menutup mata soal prosedur yang dilakukan tim eksekutor kejari saat membawa dirinya ke hotel prodeo. Hanya karena alasan 'datang' ke kejari atas kemauannya sendiri, Depe bisa pakai mobil pribadi.
Dewi Perssik Pilih Jaguar daripada Tumpangi Mobil Tahanan

JAKARTA – Dewi Perssik alias Depe menolak untuk naik mobil tahanan warna hijau, merek Kijang dengan plat merah, yang sudah disediakan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Dia tegas menolaknya ketika hendak digelandang ke Rutan Pondok Bambu.

Dia menolak karena merasa tidak ditangkap dalam proses eksekusi, terkait putusan penjara tiga bulan yang telah dilayangkan oleh Mahkamah Agung (MA), untuk kasus perkelahiannya dengan Julia Perez alias Jupe.

Bekas istri Saipul Jamil itu, merasa datang ke kantor kejaksaan karena menyerahkan diri, bukan ditangkap. Makanya, ia menolak naik mobil tahanan ketika petugas kejaksaan, hendak menggelandangnya ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Saya enggak mau, saya bawa mobil sendiri. Saya kan enggak ditangkap, tapi saya datang menyerahkan diri," tegasnya. Peristiwa itu sempat membuat suasana jadi tegang. Puluhan wartawan mengabadikannya dengan kamera. Petugas kemudian membawa Depe masuk ke dalam kantor lewat pintu lobi.

Kejaksaan Mengalah Turuti Dewi Perssik Naik Jaguar ke Rutan

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Timur akhirnya menyerah. Mereka kemudian menuruti keinginan Dewi Perssik alias Depe untuk tidak mengendari mobil tahanan yang telah disediakan, ketika digelandang ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Depe dibolehkan naik mobil mobil mewahnya bermerek Jaguar. Namun, kali ini bekas istri Saipul Jamil itu, tidak menyetir sendiri. Ada orang lain yang memang telah disepakati untuk menyetir mobil tersebut menuju rutan.

Sebelumnya, sempat terjadi obrolan antara Depe dan pihak kejaksaan. Obrolan itu berlangsung di lobi kantor kejaksaan selama 15 menit. Mereka sepakat penuhi keinginan Depe yang menolak untuk naik mobil tahanan.

Sebelumnya, Depe menolak naik mobil tahanan karena merasa dirinya tidak ditangkap. Melainkan karena menyerahkan diri. Sempat terjadi cekcok mulut ketika proses eksekusi. Depe memberontak ketika digiring ke mobil tahanan. Bahkan, ada adegan tarik-menarik karena Depe bersikeras naik mobil merek Jaguar-nya tersebut.

Dewi Perssik Menangis Histeris saat Digelandang Jaksa

JAKARTA – Dewi Perssik alias Depe tak bisa menahan air matanya. Ia menangis sekeras-kerasnya ketika petugas kejaksaan hendak membawanya di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Bekas istri Saipul Jamil itu, sedih karena tak menyangka akan menjadi penghuni tahanan yang tak pernah dibayangkannya dalam hidupnya. Apalagi, kasus yang menjeratnya sebetulnya sudah lewat dua tahun silam.

Air matanya basah di pipinya. Bahkan, ia terus terisak memasuki mobil mewahnya yang bermerek Jaguar. Make up-nya sampai luntur. Senyum yang tadinya mengembang saat tiba di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, seketika sirna. Ia menangis sejadi-jadinya.

Sebelumnya, sempat terjadi kisruh. Depe enggan naik mobil tahanan yang disediakan oleh kejaksaan. Ia menolak karena kedatangannya ke kantor kejaksaan untuk menyerahkan diri, bukan ditangkap.

Sempat terjadi tarik menarik antara petugas kejaksaan dan pengacaranya. Suasana kemudian tambah panas karena mereka dikerumuni puluhan awak media. Namun, pihak kejaksaan akhirnya mengalah. Mereka membolehkan Depe untuk naik mobil Jaguarnya tersebut menuju rutan.

Dibui, Dewi Perssik Ingat Pernah Tidur Beralas Triplek

JAKARTA - Dewi Perssik alias Depe mulai hari ini telah resmi jadi penghuni tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ia sebelumnya enggan membayangkan tidur di balik jeruji besi bersama sejumlah narapidana lain.

Sebab, ia pernah punya pengalaman pahit ketika pertama kali merantau ke Jakarta. Ia pernah tidur dengan beralaskan triplek. Ia memperkirakan situasi dan kondisinya mungkin tidak jauh berbeda dengan di dalam penjara.

"Enggak usah dibayangkan. Yang saya bayangkan begini, jangankan jeruji, dulu waktu pertama datang ke Jakarta, saya pernah tidur dengan beralas triplek," ucapnya, Kamis (13/2/2014).

Mantan istri Saipul Jamil itu mengatakan demikian sebelum berangkat ke kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Ia mengatakannya untuk menunjukkan dirinya siap hadapi vonis tiga bulan penjara yang dilayangkan oleh Mahkamah Agung (MA) terkait kasus perkelahiannya dengan Julia Perez.

Keluarga sudah ikhlas dengan kenyataan itu. Ibunya bilang sama sekali tidak masalah. Bahkan, eyangnya juga menceritakan kisah Nabi Yusuf yang harus merasakan betapa dinginnya penjara meski tidak bersalah. "Saya yakin Tuhan tidak tidur," katanya.

Drama Tarik Menarik dan Tangisan Iringi Dewi Perssik ke Rutan Pondok Bambu

JAKARTA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur kalah 'ngotot' dengan penyanyi dangdut dan bintang film Dewi Perssik (28) saat akan dibawa menuju ke Rutan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (13/2/2014) petang.

Diiringi 'drama' dan tangisan bombai, hingga adu otot dan tarik-menarik, Depe --sapaan akrab Dewi Perssik-- akhirnya bisa mengendarai sedan Jaguar hitamnya kembali, seperti ketika mendatangi kantor Kejari Jakarta Timur, Kamis sore.

Depe seolah-olah 'menang' dan menutup mata soal prosedur yang dilakukan tim eksekutor kejari saat membawa dirinya ke hotel prodeo. Hanya karena alasan 'datang' ke kejari atas kemauannya sendiri, Depe bisa pakai mobil pribadi.

Kepala Seksi Intel Kejari Jakarta Timur Asep Sontasi, menjelaskan, Depe menyalahi aturan ketika menolak menaiki mobil tahanan kejari kala dibawa ke Rutan Pondok Bambu. "Protapnya ya pakai mobil tahanan," kata Asep.

Namun, Depe 'ngotot' meminta menggunakan mobil sendiri, baik saat dijemput dari rumahnya di kawasan Lebak Bulus ke kejari, atau ketika akan menuju rutan dari kejari. Pihak kejaksaan melunak dan menuruti keinginan Depe.

"Bagi kami, eksekusi sudah dilaksanakan sampai ke rutan pondok bambu. Itu yang penting," tegas Asep.

Soal teknis pengangkutan Depe, tak jadi masalah untuk menghindari keributan saja. Toh, usaha tegas kejari, tak berhasil.

"Didalam mobil. Jaguar Depe itu ada jaksa dan tim eksekutor juga untuk mendampingi dia ke rutan," kata Asep.

Sejak awal, lanjut Asep, kejari sudah melaksanakan eksekusi penetapan vonis Mahkamah Agung pada Dede sesuai aturan.

"Tidak ada panggilan dan penjemputan paksa. Tapi keadaannya 'crowded' dan terjadi selisih pendapat. Ya sudah, yang penting cepat dan sampai ke rutan," ujar Asep.

Dewi Perssik: Saya Ini Bukan Teroris

JAKARTA - Tak perlu waktu lama perjalanan penyanyi dangdut dan bintang film Dewi Murya Agung (28) alias Dewi Perssik atau Depe menuju Rutan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Depe tiba di hotel prodeo, Kamis (13/2/2014) sekitar pukul 19.35.

Wajah Depe yang semula penuh dengan tangisan berubah seolah tak punya kekuatan. Depe mulai lemas sesaat sebelum masuk rutan yang akan menjadi 'rumah tinggalnya' sampai tiga bulan ke depan itu.

Meski demikian, Depe ogah disebut dirinya lemas. "Ini nggak lemes ya, saya...," ucap Depe yang tidak melanjutkan bicaranya.

Dengan kawalan Fanny, manajernya, dan sejumlah kerabat, serta petugas eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur, Depe tetap terlihat memberontak.

"Saya yang naik mobil sendiri saya tetap ditarik-tarik ke mobil tahanan. Saya ini bukan teroris," kata Depe kesal.

"Saya pakai mobil sendiri karena saya ini taat hukum. Saya bukan maling ataupun koruptor," tegas Depe seperti dapat tenaga lagi.

Depe mengatakan, sejak menuju ke kejari, dirinya tidak menyiapkan apapun untuk menjalani masa tiga bulan kurungan badannya. "Saya sudah siap jalani hukuman. Makanya datang sendiri dengan mobil sendiri," kata Depe kesal.




sumber : tribun

"Yang Berantem Temen Gue", Awal Mula Perkelahian Nikita Versi Onadio

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 03 Agustus 2013 | 22.58

"Gue juga nggak tahu. Kenapa malah Nikita. Kalau yang nonjok saya memang nggak suka sama saya. Katanya terlalu ikut campur," ujarnya.
Jakarta - Onadio Leonardo membeberkan bagaimana Nikita Mirzani bisa terlibat perkelahian di kafe Golden Monkey Bandung 21 Juli lalu. Onadio mengatakan, awalnya adalah teman-temannya yang terlibat keributan di luar kafe.

Vokalis band Killing Me Inside itu pun bingung mengapa Nikita justru yang kena pukul. Saat dirinya keluar kafe untuk mengetahui ribu-ribut itu, Onad melihat Nikita sudah menjadi bulan-bulanan.

"Yang berantem temen gue. Gue ke parkiran, melerai kenapa jadi Nikita yang dipukulin. Pertanyaannya kenapa Nikita? Teman gue yang berantem aja nggak kenapa-kenapa," jelas Onadio di Trans TV, Jakarta Selatan.

"Pas nengok Nikita udah berdarah-berdarah," sahut Onadio lagi.

Sebelumnya Onadio juga menyebut, temannya memang sempat cekcok mulut di luar kafe hingga terjadi dorong-dorongan. Onadio sendiri mengaku juga sempat kena bogeman mentah di keributan tersebut.

"Gue juga nggak tahu. Kenapa malah Nikita. Kalau yang nonjok saya memang nggak suka sama saya. Katanya terlalu ikut campur," ujarnya.


sumber : detik

Anak Tetangga Jadi Pelampiasan Kakek yang Kangen Belaian Istri

Written By Dre@ming Post on Senin, 29 Juli 2013 | 07.17

Senin, 29 Juli 2013 07:09

"Saya cuma ajak tidur bareng, tapi waktu itu nafsu saya memuncak dan saya buka bajunya," kata Djasmani.
Waktu itu, Djasmani hanya berniat meraba-raba bagian vital korban. Namun, nafsunya tiba tiba memuncak. Tak puas sampai di situ, pria renta akhirnya mencabuli Mawar hingga korban menjerit kesakitan.
SEMARANG - Merasa rindu belaian sang istri, Djasmani (73) nekat mencabuli anak tetangganya sendiri, sebut saja namanya Mawar.

"Saya rindu istri saya. Saya sudah ditinggal mati istri sejak 2006 lalu," ujar warga Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk kepada Tribun Jateng, Minggu (28/7/2013).

Djasmani mengaku kesepian sejak istrinya meninggal. Saat ini, Djasmani tinggal di rumah petak semipermanen miliknya di Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Kejadian bermula ketika Mawar bermain di depan rumah Djasmani, 2012 silam. Kala itu, Mawar diajak main di dalam rumah oleh Djasmani. Namun, ketika Mawar sudah di dalam rumah, timbul niat bejat kakek lima anak.

"Saya cuma ajak tidur bareng, tapi waktu itu nafsu saya memuncak dan saya buka bajunya," kata Djasmani.
Waktu itu, Djasmani hanya berniat meraba-raba bagian vital korban. Namun, nafsunya tiba tiba memuncak. Tak puas sampai di situ, pria renta akhirnya mencabuli Mawar hingga korban menjerit kesakitan. 

Bawa Uang Rp 100 Juta, Terkuaknya Kedok Sang 'Jagal'

Written By Dre@ming Post on Minggu, 28 Juli 2013 | 09.33

Minggu, 28/07/2013 09:09

Yahya memborgol Muhyaro, lalu mengikatkan tangannya ke tangan Muhyaro agar tersangka penipuan itu tidak kabur. Keduanya turun dari mobil dan saat berjalan beriringan, Muhyaro melompat ke jurang. Yahya terseret dan ikut jatuh.
Sebelum Tewas, Yulanda Pamit ke Magelang dan Bawa Uang Rp 100 Juta

Jakarta - Paman Yulanda Rifan, Fardan Nawawi Arif hanya bisa pasrah saat mendapati keponakannya digiring masuk ke kamar mayat RS Bhayangkara Semarang dalam kondisi terbungkus kantung jenasah. Menurut cerita Fardan, saat keponakannya pergi, ia membawa uang tunai lebih dari Rp 100 juta.

Yulanda Rifan ditemukan tewas dan terkubur di ladang Dusun Petung, Desa Ngemplak, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang oleh tim gabungan Polres Kabupaten Magelang dan Polda Jawa Tengah tidak jauh dari rumah Muhyaro, tersangka kasus penipuan yang nekat lompat dari tebing dan menyebabkan personil Polda Jateng, AKP Yahya R Lihu gugur.

Wartawati Jadi Korban Pemerkosaan

Written By Dre@ming Post on Minggu, 23 Juni 2013 | 06.59

Karena kalah tenaga, Endang menuturkan pelaku melampiaskan nafsunya dan meninggalkan korban di lokasi kejadian. Gbr Ist
Jakarta - Seorang wartawati media nasional, MC (33) diduga menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan pria tidak dikenal di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (20/6) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Saat itu, korban tengah menunggu suaminya yang mau jemput," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Polisi Endang di Jakarta, Jumat.

Korban menunggu suaminya di sebuah gang yang berada di samping halte bus atau dekat Yayasan Kursus Bahasa Inggris Matraman, Jakarta Timur.

Situasi jalan tersebut dalam kondisi sepi, menurut Endang, kemudian korban berjalan melewati gang tersebut, mendadak seorang pria yang berjalan kaki juga menabraknya dari arah depan.

Buronan Pemerkosa Guru SD Babak Belur Dihajar Masa

Written By Dre@ming Post on Minggu, 05 Mei 2013 | 01.05

Minggu, 5 Mei 2013 | 01:39

Burunan tersangka pelaku pemerkosa seorang Guru SD di Kabupaten Talaud babak belur dihajar massa setelah tertangkap dari pelariannya.
TALAUD - Setelah buron hampir dua pekan, tersangka pelaku kejahatan dan penipuan serta pemerkosaan yang disertai dengan kekerasan terhadap seorang guru SD di Desa Riung, Kecamatan Tampan'amma, RL alias Rony akhirnya diringkus warga, Sabtu (4/5/2013) sekitar pukul 18.00 Wita.

"Tersangka dihajar warga ketika tertangkap di Sungai Punna Kelurahan Makatara Timur, Kecamatan Beo Utara," ujar seorang saksi mata, Richter Taengetan.

Sebelum tertangkap RL beberapa kali terlihat di pemukiman warga. Namun ketika hendak ditangkap, RL yang selalu mengaku sebagai wartawan ini langsung lari menghilang ke dalam hutan.

RL dinyatakan sebagai buron setelah pihak Polsek Beo, menerima laporan dari seorang Anti alias MP, seorang Guru SD yang mengaku diperkosa dan dianiaya tersangka pada 22 April lalu.

Astaga, Ibu Ini Tega Dorong Putri Jadi PSK sejak Usia 9 Tahun

Written By Dre@ming Post on Selasa, 16 April 2013 | 18.24

Selasa, 16 April 2013 | 19:09

Putrinya dia jual ke pelanggan dengan iming-iming ada "barang" baru karena usia putrinya yang masih sangat muda.
BRISBANE - Seorang perempuan Australia berdarah Thailand dipenjarakan pada hari Selasa (16/4/2013) di Brisbane, Australia. Alasannya, si perempuan telah mendorong putrinya menjadi pekerja seks komersial (PSK) sejak usia 9 tahun.

Putrinya dia jual ke pelanggan dengan iming-iming ada "barang" baru karena usia putrinya yang masih sangat muda.

Perempuan berusia 41 tahun itu dipenjarakan selama 9 tahun dengan tuduhan melakukan dua puluh jenis pelanggaran, termasuk perdagangan anak-anak dan kegiatan prostitusi. Putrinya berusia 9 tahun saat mengunjungi ibunya pada 2004 lalu untuk liburan.

Dua Tahun Ayah Tega Cabuli Putri Kandung

"Dari hasil pengakuannya, pelaku mulai mencabuli korban sejak 2011 lalu hingga terakhir 8 Maret lalu. Bahkan pelaku sempat mengaku pernah menyetubuhi korban secara paksa satu kali," kata Agung,
Selasa, 16 April 2013 | 19:09

AMBON - Seorang warga Kecamatan Nusaniwe Ambon berinisial OP (59) tega mencabuli putri sendiri, AM (14). Aksi bejat sang ayah sudah dilakukan sejak 2 tahun lalu saat korban baru berusia 12 tahun. Terakhir pelaku mencabuli korban pada 8 Maret 2013 lalu. Tak tahan dengan perlakuan sang ayah, korban lalu kabur dari rumahnya ke Pulau Seram.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Agung Tribawanto mengatakan, selain mencabuli korban, pelaku juga pernah sekali memperkosa korban di rumahnya di kawasan Gunung Nona.

Total Visitors


 
Support : Dre@ming Media | Dre@ming Post | I Wayan Arjawa, S.T.
Copyright © 2011. Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Excata Published by DLC
Proudly powered by Dre@ming Media